Forum
Topic RSS
8:06 pm
Amat memberangsangkan dari segi kajian dan pengiraan saudara. Saya setuju dgn jalan kira tsb. Cuma langkah2 perlu diambil utk bayar kos upah simpan haruslah lebih mantap. Jika hanya bergantung kpd GIA atau Goldpass memang agak sukar. kerana spread dan eisikonya itu. Memang tak ada jalan lain selain drp kaedah 2 di atas. Jika kita masukkan ke dalam ASB pun kita tidak akan nampak perbezaan yg ketara, melainkan jika melabur dalam jumlah yg agak besar. Satu cara yg agak 'risiko' ialah dgn join program emas yg memberi pulangan 2.5% sebulan sgai contoh. Tetapi harus ingat, EMAS tsb hendaklah dalam pegangan anda…
Satu lagi hakikat yg perlu anda tahu ialah (dgn tidak mengambil kira menyertai program emas) Jika dengan cara saudara tersebut sahaja pun, saudara boleh membayar kos upah simpan tanpa mengeluarkan poket sendiri. Tetapi ini hanya boleh berlaku sekiranya perbezaan harga beli semasa pajak dan harga jual semasa utk tebus sangat tinggi. Sekurang2 nya melebihi rm 9 drp harga pajakan.
sebagai contoh: katakan harga Ar Rahnu BR dalam masa 2 bulan lagi ialah Rm 127 (berdasarkan 22k) Jdi perbezaan harga semasa pajak dan gadai ialah Rm 10
127 x 70 gm = rm 8890 (marhun)
Niali gadaian 65% = rm 5778 Oleh sb itu; nilai gadaian – nilai gadaian dahulu: 5778-5320= rm 458
kos upah simpan dlm masa 6 bulan ialah: rm 372: RM 458-372= anda sudah untung sebanyak rm 86.
Jadi: maksudnya anda akan menyambung lagi ke 6 bulan seterusnya
Wassalam
p/s: saya ingat nak ambil cara kiraan anda utk kajian seterusnya, dengan izin.
ARTIKAL NI DPAT DARI 1WEBSITE INDONESIA, TEKNIK YG DIA CITE SAMA DENGAN TEKNIK REMPIT EMAS, DIA XBRAPE SETUJU DGN TEKNIK NI.
Sebenarnya sudah cukup lama banyak pertanyaan ke saya mengenai konon adanya cara cepat untuk mengumpulkan kekayaan berupa emas, melalui gadai emas ke perusahaan pegadaian maupun perbankan. Karena banyaknya pertanyaan tersebut, maka jawaban saya lebih baik saya tulis secara umum agar tidak setiap saat saya harus menjelaskan hal yang sama – ke pembaca-pembaca setia web ini.
Saya sendiri jujur tidak tertarik untuk mempelajari trik-trik untuk cepat kaya ini, jadi mohon maaf bila jawaban saya kurang detil. Pengetahuan saya sebatas apa yang disampaikan oleh penanya yang pada umumnya mengungkapkan bahwa cara untuk cepat memiliki emas dalam jumlah besar dengan harga beli yang katanya hanya sepertiga harga pasar adalah sebagai berikut :
Pertama membeli emas dengan harga normal, kemudian menggadaikannya untuk memperoleh cash 80% dari harga beli emas pertama. Setelah ditambah 20% tambahan modal, maka uang gadai yang diterima cukup untuk membeli emas yang kedua dst. Begitu seterusnya sampai suatu titik dimana emas yang dibeli tidak digadaikan lagi, tetapi dijual untuk menebus emas-emas yang digadaikan di awal.
Teorinya keuntungan akan diperoleh ketika emas naik 30% sedangkan pinjaman dari pegadaian atau bank syariah tetap/tidak naik, diluar biaya penitipan, admin dlsb. Asumsi pertama bahwa emas akan naik 30% sebenarnya tidak terlalu meleset karena memang appresiasi harga emas rata-rata tahunan dalam 40 tahun terakhir mencapai 31 %; yang perlu diingat adalah angka tersebut adalah rata-rata 40 tahun, atau rata-rata jangka panjang. Semakin pendek periode, semakin tidak pasti kenaikan ini.
Jadi kekeliruan pertama dari teori ini adalah menggunakan rata-rata statistik jangka panjang untuk men-justifikasi tujuan atau harapan jangka pendek.
Kekeliruan kedua adalah asumsi bahwa angka pinjaman dari pegadaian atau bank syariah yang tetap ( diluar biaya penitipan atau administrasi). Justru biaya penitipan atau administrasi inilah yang harus diperhatikan. Dari survey kecil saya dengan salah satu petugas kantor pegadaian pada saat saya menulis artikel ini misalnya, biaya ini bisa mencapai 1% per 15 hari atau 2% per bulan.
Kemudian dari pembicaraan serupa dengan salah satu bank syariah yang memiliki produk gadai emas, saya peroleh informasi bahwa biaya yang disebutnya sebagai biaya pemeliharaan ini mencapai Rp 5500/gram/per bulan pada saat harga emas 24 karat Rp 312,000/gram atau 1.76%/bulan.
Besaran biaya di pegadaian yang 2% per bulan atau bank syariah 1.76% ini secara rata-rata menjadi terlalu mahal untuk ngongkosi pembelian emas yang hanya mengalami appresiasi nilai rata-rata 1.46% per tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Fluktuasi naik turunnya harga emas bulanan yang sangat tinggi, menambah risiko Anda ketika membiayai pembelian emas Anda dengan uang gadai atau pinjaman dari bank. Lihat grafik diatas untuk ini. Ketika grafik emas berada dibawah garis merah (biaya gadai) atau garis hijau (biaya bank), maka Anda pasti rugi. Kerugian ini bisa Anda ketahui dengan melihat net worth (jumlah emas terkumpul dikurangi jumlah hutang gadai/bank) yang lebih kecil dari jumlah dana yang sudah Anda tanamkan pada investasi ini.
Memang bisa jadi ada yang menjadi kaya mendadak dengan cara ini ketika grafik emas berada diatas grafik biaya gadai atau grafik biaya bank; tetapi karena frekwensi dibawah kurang lebih sama dengan frekwensi diatas, maka peluang untuk untung atau rugi mirip dengan peluang ketika Anda melempar koin – bisa keluar kepala (head), bisa pula keluar ekor (tail) – atau 50/50 peluangnya.
Berdasarkan data-data tersebut diatas-lah, maka saya tetap tidak menganjurkan membangun kekayaan melalui proses hutang/gadai. Gadai adalah produk yang sangat baik pada pada saat Anda membutuhkan dana yang cepat dengan cara yang relatif mudah, namun gadai dalam pemahaman saya tidak diperuntukkan sebagai instrument investasi.
Jadi bukan investasi emas-nya yang tidak menarik; dengan rata-rata appresiasi nilai bulanan 1.46% per bulan atau 17.52 % per tahun dalam 10 tahun terakhir, investasi emas tetap sangat menarik untuk kebutuhan investasi jangka panjang seperti biaya pendidikan anak, dana pensiun dlsb. karena angka ini masih jauh lebih tinggi dari rata-rata hasil investasi deposito dan sejenisnya. Yang tidak menarik adalah bila dana untuk investasi tersebut Anda peroleh dari uang gadai atau pinjaman bank, dana-dana ini bisa jadi lebih mahal dibandingkan hasil yang bisa Anda harapkan – kalau hanya mengandalkan appresiasi harga emas pada periode yang sama.
Investasi terbaik tetap memutar dana Anda di sektor riil; kalau ini masih terlalu sulit bagi kebanyakn orang – maka emas atau Dinar pilihannya. Bisa Anda gadaikan tentu saja pada saat dibutuhkan – bahkan di Geraidinar menyediakan jasa ini untuk kliennya tanpa biaya apapun – tetapi hanya untuk kebutuhan dharurat, bukan untuk kebutuhan investasi yang spekulatif. Wa Allahu A’lam.
ARTIKAL NI DPAT DARI 1WEBSITE INDONESIA, TEKNIK YG DIA CITE SAMA DENGAN TEKNIK REMPIT EMAS, DIA XBRAPE SETUJU DGN TEKNIK NI.
Sebenarnya
sudah cukup lama banyak pertanyaan ke saya mengenai konon adanya cara
cepat untuk mengumpulkan kekayaan berupa emas, melalui gadai emas ke
perusahaan pegadaian maupun perbankan. Karena banyaknya pertanyaan
tersebut, maka jawaban saya lebih baik saya tulis secara umum agar
tidak setiap saat saya harus menjelaskan hal yang sama – ke
pembaca-pembaca setia web ini.
Saya sendiri jujur tidak
tertarik untuk mempelajari trik-trik untuk cepat kaya ini, jadi mohon
maaf bila jawaban saya kurang detil. Pengetahuan saya sebatas apa yang
disampaikan oleh penanya yang pada umumnya mengungkapkan bahwa cara
untuk cepat memiliki emas dalam jumlah besar dengan harga beli yang
katanya hanya sepertiga harga pasar adalah sebagai berikut :
Pertama
membeli emas dengan harga normal, kemudian menggadaikannya untuk
memperoleh cash 80% dari harga beli emas pertama. Setelah ditambah 20%
tambahan modal, maka uang gadai yang diterima cukup untuk membeli emas
yang kedua dst. Begitu seterusnya sampai suatu titik dimana emas yang
dibeli tidak digadaikan lagi, tetapi dijual untuk menebus emas-emas
yang digadaikan di awal.
Teorinya
keuntungan akan diperoleh ketika emas naik 30% sedangkan pinjaman dari
pegadaian atau bank syariah tetap/tidak naik, diluar biaya penitipan,
admin dlsb. Asumsi pertama bahwa emas akan naik 30%
sebenarnya tidak terlalu meleset karena memang appresiasi harga emas
rata-rata tahunan dalam 40 tahun terakhir mencapai 31 %; yang perlu
diingat adalah angka tersebut adalah rata-rata 40 tahun, atau rata-rata
jangka panjang. Semakin pendek periode, semakin tidak pasti kenaikan
ini.
Jadi
kekeliruan pertama dari teori ini adalah menggunakan rata-rata
statistik jangka panjang untuk men-justifikasi tujuan atau harapan
jangka pendek.
Kekeliruan
kedua adalah asumsi bahwa angka pinjaman dari pegadaian atau bank
syariah yang tetap ( diluar biaya penitipan atau administrasi). Justru
biaya penitipan atau administrasi inilah yang harus diperhatikan. Dari
survey kecil saya dengan salah satu petugas kantor
pegadaian pada saat saya menulis artikel ini misalnya, biaya ini bisa
mencapai 1% per 15 hari atau 2% per bulan.
Kemudian
dari pembicaraan serupa dengan salah satu bank syariah yang memiliki
produk gadai emas, saya peroleh informasi bahwa biaya yang disebutnya
sebagai biaya pemeliharaan ini mencapai Rp 5500/gram/per bulan pada
saat harga emas 24 karat Rp 312,000/gram atau 1.76%/bulan.
Besaran
biaya di pegadaian yang 2% per bulan atau bank syariah 1.76% ini secara
rata-rata menjadi terlalu mahal untuk ngongkosi pembelian emas yang
hanya mengalami appresiasi nilai rata-rata 1.46% per tahun dalam
sepuluh tahun terakhir. Fluktuasi naik turunnya harga emas bulanan yang
sangat tinggi, menambah risiko Anda ketika membiayai pembelian emas
Anda dengan uang gadai atau pinjaman dari bank. Lihat grafik diatas
untuk ini. Ketika grafik emas berada dibawah garis merah (biaya gadai)
atau garis hijau (biaya bank), maka Anda pasti rugi. Kerugian ini bisa
Anda ketahui dengan melihat net worth
(jumlah emas terkumpul dikurangi jumlah hutang gadai/bank) yang lebih
kecil dari jumlah dana yang sudah Anda tanamkan pada investasi ini.
Memang
bisa jadi ada yang menjadi kaya mendadak dengan cara ini ketika grafik
emas berada diatas grafik biaya gadai atau grafik biaya bank; tetapi
karena frekwensi dibawah kurang lebih sama dengan frekwensi diatas,
maka peluang untuk untung atau rugi mirip dengan peluang ketika Anda
melempar koin – bisa keluar kepala (head), bisa pula keluar ekor (tail)
– atau 50/50 peluangnya.
Berdasarkan
data-data tersebut diatas-lah, maka saya tetap tidak menganjurkan
membangun kekayaan melalui proses hutang/gadai. Gadai adalah produk
yang sangat baik pada pada saat Anda membutuhkan dana yang cepat dengan
cara yang relatif mudah, namun gadai dalam pemahaman saya tidak
diperuntukkan sebagai instrument investasi.
Jadi
bukan investasi emas-nya yang tidak menarik; dengan rata-rata
appresiasi nilai bulanan 1.46% per bulan atau 17.52 % per tahun dalam
10 tahun terakhir, investasi emas tetap sangat menarik untuk kebutuhan
investasi jangka panjang seperti biaya pendidikan anak, dana pensiun
dlsb. karena angka ini masih jauh lebih tinggi dari rata-rata hasil
investasi deposito dan sejenisnya. Yang tidak menarik
adalah bila dana untuk investasi tersebut Anda peroleh dari uang gadai
atau pinjaman bank, dana-dana ini bisa jadi lebih mahal dibandingkan
hasil yang bisa Anda harapkan – kalau hanya mengandalkan appresiasi
harga emas pada periode yang sama.
Investasi
terbaik tetap memutar dana Anda di sektor riil; kalau ini masih terlalu
sulit bagi kebanyakn orang – maka emas atau Dinar pilihannya. Bisa
Anda gadaikan tentu saja pada saat dibutuhkan – bahkan di Geraidinar
menyediakan jasa ini untuk kliennya tanpa biaya apapun – tetapi hanya
untuk kebutuhan dharurat, bukan untuk kebutuhan investasi yang
spekulatif. Wa Allahu A’lam.
7:32 pm
17 November 2009
OfflineSetuju…
Jual masa harga emas tinggi..beli semula masa emas rendah..
Hanya gold coin 1 oz OUB je sesuai utk wat pelaburan kerana spreadnya yg rendah…2.11% ( 12.12.09 )
That's the way should be..
Kijang emas 1 oz Maybank tak sesuai wat pelaburan sebab spreadnya yg tinggi..hampir 6 % (12.12.09 )
Membeli emas dan pajak semula ke BR/B agro berulang2 kali..itu strateji yg salah kerana hanya mengakibatkan kos pelaburan emas meningkat tinggi kerana terpaksa bayar upah simpanan emas tersebut di BR/B agro..
Most Users Ever Online: 64
Currently Online:
24 Guest(s)
Currently Browsing this Page:
1 Guest(s)
Top Posters:
aneopedr: 12419
aldwashmanregin: 11366
ckiesondi: 11347
molaholl: 9445
dealex: 8853
rizzmerr: 634
Member Stats:
There have been 29 guest posters
There are 7504 members
There are 5 moderators
There are 1 admins
Forum Stats:
Groups: 4
Forums: 19
Topics: 1349
Posts: 61322
Newest Members: IrfanKelantan, sharudinmusa, suriani76, zuraEmas, domovenokedic, hamnif
Moderators: syukor (466), shufaad (0), cikjune (40), hafiz (105), syukor (0)
Administrators: syukor (466)

Log In
Register
Home




